Langsung ke konten utama

IKHTISAR

Ikhtisar merupakan gambaran dari suatu cerita yang disusun dalam butir-butir penting, tidak berurutan, dan menggunakan bahasa yang diinginkan penulisnya.


Cara Menyusun Ikhtisar

1. Menetapkan tujuan membaca

2. Membaca dengan cermat

3. Mencatat gagasan utama

4. Menyusun kerangka tulisan

5. Memeriksa tulisan kembali


Perbedaan Antara Ikhtisar dengan Ringkasan


Ikhtisar:

- Mengambil intinya

- Mereproduksikan kembali secara kreatif kata dari pengarang

- Urutan gagasan yang diungkap kembali tidak seperti urutan gagasan pengarang

- Penyusunan bebas, mengungkapkan apa yang menurutnya mewakili inti bacaan

- Subjektif, penyusunan boleh berubah tetapi tetap mewakili inti

- Kalimat cenderung sesuai dengan keinginan penyusunan

Ringkasan

- Membuat bentuk kecil karangan

- Memproduksikan kata pengarang

- Mempertahankan urutan gagasan karangan yang membangun sosok/bahan karangan

- Penyusunan terkait penataan, isi, dan sudut pandang

- Bersifat objektif, dalam penyusunan tidak boleh mengubah susunan manapun

- Kalimat pendek dan senada dengan kalimat bacaan


Berikut contoh teks ikhtisar!

Teks asli

Beribu–ribu tahun yang lalu, tanah Parahyangan dipimpin seorang raja dan ratu yang mempunyai anak bernama Dayang Sumbi. Pada saat ia menenun, ia merasa lemas dan pusing. Lalu ia menjatuhkan pintalannya dan kemudian ia bersumpah bahwa siapa yang akan mengambilkannya, dia akan menikahinya. Pada saat itu, seekor anjing yang mengambilkannya. Mereka pun menikah, lalu dikaruniai seorang anak bernama Sangkuriang. Pada suatu hari, Dayang Sumbi menyuruh anaknya dan Tumang mencari rusa. Sangkuriang berputus asa tetapi ia tidak ingin mengecewakan ibunya, kemudian Sangkuriang memanah Tumang dan membawanya kepada ibunya.

Tiba-tiba Dayang Sumbi teringat pada Tumang, dan ia menanyakan kepada anaknya. Sangkuriang pun bercerita yang sebenarnya. Dayang Sumbi marah dan memukul Sangkuriang hingga pingsan. Kemudian Dayang Sumbi diusir. Setelah dewasa, Sangkuriang pergi melihat dunia luar. Ia bertemu dengan gadis cantik yang tidak lain adalah ibunya sendiri. Sangkuriang telah jatuh cinta pada gadis itu dan kemudian Sangkuriang melamarnya. Pada saat akan menikah Dayang Sumbi mengelus dahi Sangkuriang kemudian Dayang Sumbi sadar bahwa yang akan menikahinya adalah anaknya sendiri.

Ikhtisar

Dayang Sumbi ingin pernikahannya gagal, oleh sebab itu ia pun mengajukan syarat yang tak mungkin dikabulkan Sangkuriang, yaitu: harus membuat sebuah bendungan yang mengelilingi bukit dan membuat perahu untuk menyusurinya. Pekerjaan Sangkuriang hampir selesai namun fajar terbit lebih cepat dari biasanya. Sangkuriang pun merasa kalau dirinya ditipu. Kemudian Sangkuriang menjadi sangat marah dan ia mengutuk Dayang Sumbi sambil menendang perahu hingga terbalik yang kemudian membentuk “Tangkuban Perahu”.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

WAWANCARA

Wawancara « Adalah suatu cara untuk mengumpulkan data atau informasi dengan mengajukan pertanyaan langsung kepada seorang informan atau narasumber. « Adalah kegiatan tanya jawab dengan seseorang untuk memperoleh keterangan atau informasi sesuai dengan tujuan yang ditetapkan. « Adalah tanya jawab dengan seseorang untuk mendapatkan keterangan atau meminta pendapatnya mengenai suatu hal. Pewawancara Adalah orang yang mewawancarai orang lain. Narasumber Adalah orang yang diwawancarai. Narasumber ini di bagi dua, yaitu : 1.       Informan adalah orang yang mempunyai keahlian atau pengetahuan tentang suatu pokok masalah. 2.       Responden adalah orang yang hendak kita cari data pribadinya dan pendapatnya mengenai suatu hal. Macam-Macam Wawancara 1.       Wawancara Bebas yaitu wawancara yang susunan pertanyaannya tidak ditentukan lebih dahulu dan pembicaraannya bergantung pada su...

DEBAT

Esensi debat adalah mempertemukan dua pendapat berbeda untuk menguji validitas dan rasionalitas masing-masing gagasan. contohya: pada debat antara capres dan cawapres. setiap capres dan cawapres saling menyerang, mencari kelemahan masing-masing. tetapi dibalik perdebatan tersebut, para capres dan cawapres bisa mengoreksi visi misi mereka dan memperbaikinya agar dapa diterima dan diapikasikan bila mereka terpilih Unsur-unsur Debat Unsur-unsur debat antara lain : 1. Mosi: isu, permasalahan, hal, tema, atau topik yang menjadi bahan debat. Mosi biasa berupa satu kalimat utuh, minimal berisi subjek, predikat, dan objek. 2. Tim afirmatif: kelompok yang setuju dengan gagasan yang terdapat dalam mosi. 3. Tim negatif/oposisi: kelompok lawan afirmasi, tidak setuju dengan gagasan yang terdapat dalam mosi. 4. Tim netral: kelompok yang memberi dukungan untuk dua sisi, baik setuju maupun tidak setuju. 5. Moderator: pemandu atau orang yang memimpin jalannya debat. 6. Notulen: orang yang menuliskan ja...

CERPEN

Cerpen merupakan sebuah karya sastra pendek yang bersifat fiktif dan mengisahkan tentang suatu permasalahan yang dialami oleh tokoh secara ringkas mulai dari pengenalan sampai akhir dari permasalahan yang dialami oleh tokoh. Nilai-nilai yang Terkandung dalam Cerpen, antara lain: 1. Nilai Moral Yaitu nilai yang berkaitan dengan akhlak/budi pekerti atau baik buruknya tingkah laku. 2. Nilai Sosial/Kemasyarakatan Yaitu nilai yang berkaitan dengan norma yang berbeda di dalam masyarakat 3. Nilai Religius/Keagamaan Yaitu nilai yang berkaitan dengan tuntutan agama 4. Nilai Pendidikan/Edukasi Yaitu nilai yang berkaitan dengan pengubahan tingkah laku dari baik ke buruk 5. Nilai Estetis/Keindahan Yaitu nilai yang berkaitan dengan hal-hal yang menarik/menyenangkan (rasa seni) 6. Nilai Etika Yaitu nilai yang berkaitan dengan sopan santun dalam kehidupan 7. Nilai Budaya Yaitu nilai yang berkaitan dengan adat istiadat Gaya Bahasa dalam Cerpen a. Asosiasi Adalah gaya bahasa yang memberikan perbandinga...